Penasaran dengan Browser yang Sering Digunakan Hacker? Ini 5 Diantaranya

Dunia komputer – Sebenarnya apa sih yang dilakukan oleh para hacker ini? Banyak. Faktanya hacker tak hanya bekerja untuk membuat virus atau malware. Beberapa hacker malah bekerja intensif dengan pemerintah untuk menjaga keamanan negara, melalui cara mereka sendiri tentunya. Karena pekerja yang penting dan super rahasia inilah, hacker memerlukan judi domino untuk menjaga keamanan privasi dan data-data yang mereka miliki sebaik mungkin. Tak heran bila bukan hanya email yang mereka jaga baik-baik, namun juga browser.

Selain email, cara pencurian identitas dan privasi memang dilakukan juga melalui browser. Dimana siapa saja, entah itu pemerintah, NSA, FBI, Microsoft, Google, dan bahkan orang di samping Anda dengan jaringan yang sama bisa dengan mudah mencuri data pribadi itu tadi. Karena itu, para hacker ini pun sangat berhati-hati dan hanya menggunakan 4 browser ini saja. Penasaran? Intip yuk di bawah ini.

1. Tor Browser

Apa definisi aman? Pelindungan sepenuhnya. Dan inilah yang dihadirkan oleh Tor Browser. Ikon bawang yang digunakan oleh browser ini memang menunjukan sistem keamanan berlapis yang digunakan pada browser ini. Mulai dari tingkatan keamanan paling dasar seperti menjaga alamat IP pengguna, hingga menjaga tak terbaginya lokasi yang terbaca diserver, hingga memastikan semua informasi, data, trafik yang terjadi pada browser tak bisa terlacak sama sekali.

Bahkan pada sistem pengaman terdalam ini, seluruh aktifitas pengguna sama sekali tak akan terbaca di server. Berarti pengguna sama sekali tak meninggalkan jejak maya untuk apa saya yang mereka selami.

2. Epic Browser

Bila Tor Browser mengunggulkan sebuah jaringan khusus yang membuat pengguna mungkin mejelajahi internet dan mendapatkan sistem pengamanan terdalam, Epic Browser berbeda. Epic Browser ini memberikan pengalaman dengan cara lain. Yang rasanya pun akan sangat disukai oleh orang bisa. Seperti kita.

Bayangkan saja seperti ini. Epic Browser seakan menggunakan incognito mode pada browser umum seperti Google Chrome. Yang mana tak akan ada cache, cookies, autofill, riwayat, download, hingga dns yang tersimpan pada website yang kita akses. Namun selain itu, Epic Browser juga akan mengamankan IP, lokasi, hingga semua informasi yang rasanya remeh namun penting seperti jenis perangkat yang digunakan.

3. SRWare Iron

Proyek Chromium Open Source dari Google beberapa tahun lalu rupanya membawa keuntungan tersendiri (dan kerugian untuk Google). Browser SRWare Iron merupakan sebuah broswer yang dibuat berdasarkan dari proyek tersebut. Yang membuatnya memiliki tampilan hingga fitur yang nyaris mirip dengan Google Chrome. Bedanya di Browser SRWare Iron, tak akan ada masalah mengenai keamanan dimana semua data, informasi hingga riwayat pengguna tak akan disimpan. Bukan hanya tak akan disimpan di browser namun juga sepenuhnya tak akan disimpan pada server milik Browser SRWare Iron ini sendiri. Ya, bahkan tak akan ada yang tahu apa yang kamu cari di Google sebelumnya.

Jaringan khusus yang mulai ada di browser ini pun menjadi keunggulan tersendiri dimana pengguna bisa dengan mudah melihat dan mengukur seaman apa SRWARe Iron. Dengan sifatnya yan juga adalah open source pastinya. SRWare Iron banyak menjadi pilihan bukan hanya oleh hacker namun juga untuk para pengguna biasa yang mendambakan keamanan ketika tengah berselancar di dunia maya.

4. Comodo Dragon Browser

Comodo Dragon Browser memang tak memiliki sebuah jaringan khusus. Browser ini pun bisa dilihat sekilas akan nampak “lame” dan biasa-biasa saja terutama dengan swderet keunggulan yang diberikan oleh browser lain di daftar ini. Namun apa yang membuat browser ini justru faktanya banyak digunakan oleh hacker, terutama ketika tengah melakukan browsing casual (hacker juga perlu mengecek berita secara kasual, sepertinya).

Comodo Dragon Browser secara otomatis akan langsung memblokir semua upaya untuk mencuri identitas. Entah itu melalui pembaca kebiasaan kita dalam pencarian sebuah query tertentu, hingga bagaimana kecepatan kita mengetik! Ya, semua hal itu lantas dihapus dan dihilangkan, bahkan dihentikan upayanya. Namun sayangnya Comodo Dragon Browser hanya bergantung pada sistem sederhana dlaam hal menyamarkan identitas penggunya.